Love The Life

Kuda Trauma

Saya beranggapan semua orang punya rasa trauma Tapi kadarnya berbeda setiap orangnya. Misalnya seperti adek saya yang trauma makan sebuah merk mie instant (demi kebaikan bersama saya tidak menyebutkan nama merk hhehe). Kalo ga salah inget ya gara-gara nyoba makan mie tersangka karena terpengaruh iklan yang super heboh adek saya muntah-muntah seharian. Sekarang denger nama mie tersangka disebut-sebut pun adek saya udah mual-mual. Kalo saya ditanya hal apa yang paling bikin saya trauma, saya akan jawab, Banyak bro! mulai dari Depok (tapi sekarang udah sembuh), cicak, jarum suntik, seseorang di kampus, ketinggian, sampe kuda. Soal teauma sama kuda saya baru-baru ini mengalami saat singkat yang tak terlupakan dengan kuda (weitss). Sekitar 2 minggu menjelang UAS berlangsung. Waktu bangun tidur saya merasa hari ini akan baik-baik saja tanpa suatu cobaan yang menanti tapi ternyata…….! emang biasa aja, hari itu saya harus ke kandang untuk praktikum, semua berjalan lancar dan cepat. Pulang dari kandang saya mengobrol dengan beberapa teman saya. Jarak 10 meter dari tempat saya berdiri, ada 2 ekor kuda berwarna coklat dan berwarna hitam yang merumput dengan tenangnya. Si kuda tenang saya pun tenang berjalan. Tapi! Sesuatu terjadi tiba-tiba! Moncong kuda hitam berada sangat dekat dengan saya! Giginya yang putih berkilat tertangkap jelas di mata saya! Duakkk!!! Sedetik kemudian saya merasa benjolan muncul dari kepala saya, ketika diraba kepala saya memang sudah benjol diseruduk oleh si kuda. Rasanya kepala saya berat, saya dikerumuni banyak orang, semua orang bertanya, “ Ophie ga mau pingsankan?? (Ya ga lha! ga seru ceritanya kalo jagoannya pingsan gara-gara diseruduk kuda)”. Ga pingsan si, tapi sepertinya ada banyak bintang di atas kepala saya. Setelah saya menoleh ke arah si kuda hitam tukang seruduk, dia memasang tampang innocent seolah tak terjadi apa-apa!! Terlintas di benak saya untuk memasang berita di Koran kampus, tentang berita penyerudukan oleh si kuda hitam

Headline News : Telah jatuh korban penyerudukan kuda di lintas kandang fakultas peternakan IPB. Tidak ada luka pada tubuh korban, hanya saja sang korban kepalanya benjol. Sedetik kemudian rektor IPB mengirimkan sepasukan polisi untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Tersangka akhirnya tertangkap dengan mudah di sebuah kandang tak jauh dari lokasi kejadian. Polisi langsung membawa tersangka ke rumah potong hewan untuk dihukum mati.

Tapi karena saya tak tega pada si kuda hitam dan untuk menjaga nama baik saya, akhirnya saya memutuskan tak jadi melaporkannnya pada pers media, saya ikhlaskan diri saya yang teraniaya oleh seekor kuda (ah…lebay!!). hari-hari berikutnya kalo saya ketemu kuda dilepas di jalan, minimal saya harus menjaga jarak kurang lebih 3 meter jauhnya, dengan alasan menjaga keamanan.


Posted in Story Behind

Naas

Duduklah disampingku nak….Kan kudendangkan engkau tentang burung pipit yang gagal terbang tinggi. Ia pipit yang tak lagi boleh mengekor pada ibunya nak, namun pun belum sanggup terbang sendiri.Ia pipit buta nak.Matanya hanya melihat abu-abu. Bukan putihnya awan. Bukan hitamnya malam. Bukan pula warna-warninya pelangi. Tertetes air matanya nak. Saat ia jatuh mencari asa di balik lengkungan pelangi. Sayapnya retak nak. Sakit mendera seribu bahasa. Ia mencoba lagi terbang nak, namun sayapnya tak bisa bergerak. Ia benci diam tapi tak mampu bergerak. Terbuai ia dalam tanya tentang dirinya yang tak bisa terbang. Naas nak, nasib akhirnya berbicara. Matilah ia oleh nasar pemakan daging.


Posted in Midnight Blue

I’m Back!!

Setelah lama ga buka-buka blog, hanya 1 hal yang ada dipikiran saya: Basi! Terimakasih buat Azka yang sudah mengingatkan.  Baiklah sodara-sodara sekalian saya akan mencoba berkomitmen untuk meng-up date blog minimal seminggu sekali tapi tidak dimulai minggu-minggu ini. Saya belum bisa menduakan laporan saya, penelitian saya yang disuruh ngulang lagi, kuliah-kuliah saya yang beberapa minggu ini saya tinggalkan demi mewujudkan sebuah mimpi lain (Arghhhhhh……Sebentar lagi ujian), dan waktu yang akhir-akhir ini tak bersahabat. Sodara-sodara sekalian, jangan bosan-bosan berkunjung ke blog saya ya, Insya Allah akhir juni saya akan bebas ngeblog. Jangan lupa doakan nilai-nilai saya tidak di bawah zona degradasi, doakan saya masih sempat ngerapel absen, doakan saya boleh ikut ujian meski proporsi kehadiran dan absen jadi terbalik buat saya menjadi 80 % Absen 20 % hadir, doakan saya masih bisa bernapas, tidur, dan makan dengan normal, doakan saya tidak terkontaminasi suatu apapun dari lab (Kebanyakan di Lab bikin saya tambah autis…..Tapi anehnya saya bahagia hahaha!!), doakan ibu saya mau pindah ke jakarta taon ini (biar pulangnya deket), dan terakhir doakan saya mendapatkan seorang lelaki cahaya-Azka & Dey, aku pinjem istilahnya y!-Tapi jangan sekarang target maksimal si 22 tapi minimalnya jangan sekarang, mau jadi apa tuh orang di tangan saya hwakakakak….Sekian dululah agaknya otak saya sudah semakin error mantengin komputer. Sodara-sodara sekalian sampe ketemu 2 atau 3 minggu lagi ya…(Tapi kalo lagi mood si bisa aja besok nge-blog hehehe….)


Posted in Uncategorized